Solusi MTA-Terbaik

Pendahuluan

Email adalah singkatan dari electronic mail (surat elektronik). Setelah sistem komputer berbasis jaringan (networked computer) dikembangkan, pengguna komputer menginginkan suatu cara untuk berkomunikasi dengan mengirim pesan (email) antar pengguna komputer jaringan terebut (user). Maka disusunlah suatu protokol yang memungkinkan pengiriman pesan (email) antar pengguna tersebut. Sebenarnya cara pengiriman email ada bermacam-macam seperti misalnya uucp, fido, smtp, x400, bitnet, janet dan lain-lainnya. Walaupun saya sendiri ragu semua bisa disebut “protokol”, tapi yang jelas jika proses transfer email melalui media tersebut diatas mempunyai cara sendiri-sendiri dan mungkin masih ada lagi cara transfer electronic mail, seperti yang ada di Eropa (Inggris, Jerman) yang mungkin tidak “terkenal” di internet. Tapi yang akan saya bahas disini hanya protokol X.400 dan SMTP.

1.A. Protokol X.400

Jauh sebelum konsep email dan internet dikenalkan secara luas, metode pengiriman email dengan menggunakan protokol ini sudah digunakan oleh beberapa perusahaan besar seperti MCI, Compuserve dan AT&T Mail. Protokol ini memungkinkan user bertukar email ataupun file tanpa merasa ragu akan adanya seseorang yang membaca email tersebut diantara pengirim (sender) dan penerima (recipient), sehingga email dipastikan akan sampai pada tujuannya.1

Meskipun demikian protokol ini memiliki beberapa kekurangan antara lain:2

Rumit, pemahaman konsep internal seperti administrative domains, private domains, organizational units, user-defined attributes dan lain-lain merupakan hal yang rumit untuk didalam seorang pengguna email

Pengalamatan alamat email yang agak susah dimengerti dan tidak lazim, misalnya : mhs!c=id/ad=perbanas/ad=stimik/pn=asfihani Penggunanya sedikit, hanya beberapa perusahaan besar saja yang mengerti dan bisa mengoperasikan protokol ini.

Gambar Fungsi Model Protokol X.4003

MHS : Message Handling System

MTS : Message Transfer System

MTA : Mail Transfer Agent

UA : User Agent

MS : Mail Storage

1.B. Protokol SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)

Protokol ini merupakan protokol yang sekarang banyak dipakai oleh mail server (MTA) di internet. Mekanisme protokol ini adalah meneruskan email secara langsung dari server email pengirim (sender) ke server email penerima (recipient) dengan sarat kedua server tersebut terhubung dan menggunakan metode pengiriman (transport) yang sama. Proses pengiriman tersebut akan melalui sebuah relay atau lebih, jika kedua server tersebut tidak menggunakan metode transport yang sama.4 Protokol ini juga mendukung email yang mempunyai format MIME (Multipurpose Internet Mail Extension), dimana user bisa mengirimkan email dengan menyertakan (attachment) sebuah file ataupun gambar.

DrawObject

Pada metode lama pengiriman email, para pengguna komputer bisa secara langsung mengirimkan email kepada pengguna komputer yang lain, tentunya metode ini tidak bekerja apabila komputer yang lain sedang offline (mati) atau terdapat gangguan fisik diantara keduanya.

Sekarang, email yang dikirim belum tentu akan diteruskan ke komputer penerima (end user), tapi disimpan/dikumpulkan dahulu dalam sebuah komputer server (host) yang akan online secara terus menerus (continue) dengan media penyimpanan (storage) yang relatif lebih besar dibanding komputer biasa. Hal ini bisa diibaratkan dengan sebuah kantor pos, jika sesorang mempunyai alamat (mailbox), maka dia dapat memeriksa secara berkala jika dia mendapatkan surat. Komputer yang melayani penerimaan email secara terus-menerus tersebut biasa disebut dengan mailserver atau mailhost.

Proses pengiriman email melalui protokol SMTP

Pertama sekali kita menulis email tersebut menggunakan Outlook, Eudora, Kmail, mutt, pine atau software yang lain yang kemudian kita sebut sebagai MUA (Mail User Agent), kemudian MUA meneruskan ke SMTP server yang membuka koneksi pada port 25 atau kita sebut MTA (Mail Transfer Agent). MTA kemudian mencari server tujuan dari alamat email tersebut dengan menggunakan hasil dari pencarian (lookup) database DNS (Domain Name System). Dari hasil tersebut MTA akan berkomunikasi dengan MTA tujuan menggunakan protokol SMTP. Dari komunikasi tersebut bisa ditentukan email tujuan untuk disimpan didalam storage pada remote MTA untuk kemudian diambil sewaktu-waktu oleh penerima dengan menggunakan protokol POP3 (Post Office Protocol) ataupun IMAP (Internet Message Access Protocol).

2. Perbandingan antara beberapa MTA di Unix dan Windows

Menurut FOLDOC (Free Online Dictionary of Computing)6 definisi dari MTA (Message Transfer Agent) adalah suatu program yang bertanggung jawab dalam hal pengiriman sebuah email ke suatu tujuan alamat7. Program ini biasanya akan menjadi sebuah daemon dan membuka koneksi pada port 25 (smtp) yang digunakan sebagai penghubung antar MTA. Dalam beberapa hal, MTA juga merupakan kependekan dari Mail Transfer Agent. Sebenarnya ada banyak macam MTA yang bisa dijumpai di internet, tapi yang saya bahas disini adalah : sendmail, Qmail, Mercury, Microsoft Exchange Server dan Mdaemon.

2.1. Sendmail

Sendmail merupakan MTA yang paling tua di Internet yang dibuat oleh Eric Allman. Pada saat ini, hampir semua distribusi Linux dan BSD menggunakan sendmail sebagai MTA standarnya. Dengan semakin berkembangnya internet dan perusahaan-perusahaan didunia, sendmail merupakan pilihan banyak perusahaan di dunia seperti SUN dan IBM. Sampai sekarang pun masih banyak perusahan yang masih menggunakan sendmail sebagai MTA nya. Tapi hal ini bukan menunjukkan bahwa sendmail belum tentu merupakan software MTA yang cocok buat perusahaan anda. Sendmail menggunakan bahasa makro dengan m4 sebagai kompilernya, dengan tingkat pemahaman yang lebih sulit serta syntax bahasanya juga relatif susah. Meskipun demikian sendmail juga menyediakan file-file contoh konfigurasi dengan keterangan dan dokumentasi yang lengkap sehingga mudah digunakan dalam beberapa kondisi tertentu. Sendmail versi unix merupakan opensource software.

Sendmail menerapkan fasilitas standar internet mail routing seperti aliasing, forwarding, routing otomatis melalui sebuah network gateway dan konfigurasi yang fleksibel. Selain SMTP, protokol lain yang didukung oleh sendmail adalah UUCP dan X.400, sehingga memungkinkan pengalamatan yang unix seperti user@domain atau seperti pengalamatan UUCP misalnya host!user. Format email yang bisa diteruskan oleh sendmail adalah text format saja, jika ada file binary yang disertakan maka digunakan uuencode. Sendmail juga mendukung fasilitas anti SPAM maupun filter terhadap virus, serta beberapa fitur kemanan, misalnya kemampuan untuk menolak email jika sender domain tidak valid.

Fitur menarik lain yang ditawarkan adalah kemampuan untuk menolak suatu email berdasarkan ukuran header dari sebuah email. Hal ini untuk mencegah para spammer untuk meneruskan email dengan header yang terlalu banyak atau terlalu panjang. Pada versi komersial (sendmail pro) beberapa fitur security ditambahkan untuk menghindari SPAM yang masuk ke mail server diantaranya adalah, access database yang memungkinkan pembatasan email berdasarkan pengirim, domain ataupun alamat IP, MAPS RBL (Mail Abuse Prevention System Real Time Blackhole List) yaitu database mail server yang open relay, serta beberapa fungsi tambahan misalnya volume limit (pembatasan total dari jumlah atau ukuran email) dan ukuran sebuah email.

2.2. Qmail

Qmail adalah sebuah software MTA yang dibuat oleh Dan Bernstein, yang ditujukan sebagai pengganti sendmail yang telah mendominasi disetiap sistem operasi UNIX. Software ini menggunakan protokol SMTP untuk mengirimkan email ke MTA / server yang lain. Qmail menawarkan 4 kelebihan dibandingkan dengan sendmail yaitu : kemanan (security), performa (performance), keandalan (reliability), dan kemudahan (simplicity). Performa pengiriman email di qmail ditingkatkan menjadi 20 koneksi secara bersama-sama (simultan) serta untuk keandalan juga ditingkatkan, sehingga email yang diteriman akan dijamin menuju ke alamat yang sesuai.

Qmail relatif lebih aman dibandingkan sendmail, karena untuk melayani proses atau tugas, qmail menggunakan sistem modular, dimana setiap proses akan dilayani (dihandle) oleh modul yang terpisah dengan modul yang lain. Setiap modul berjalan dengan tingkat kemanan (security level) yang berbeda yang tidak berhubungan dengan modul yang lain untuk memastikan sistem email bekerja secara benar. Hal ini diharapkan untuk mencegah kemungkinan pengambil-alihan (take over) suatu sistem qmail secara keseluruhan. Karena setiap modul menggunakan tingkat kemanan yang berbeda, maka suatu kode yang mencurigakan (malicious code) hanya bisa mengambil alih suatu modul tanpa mengganggu modul yang lain.

Modul ucspi-tcp merupakan modul yang mengontrol relay dengan metode selektif relay yang bertujuan untuk mencegah SPAM dan penyalahgunaan SMTP. Dalam hal pengaturan struktur queue, qmail menggunakan skema quadratic back-off scheme. Dengan skema ini email yang lama dan menumpuk di antrian queue tidak akan berdiam lebih lama dalam direktori queue. Sedangkan dengan metode split direktori pada queue qmail, jika direktori ini membengkak menjadi besar, performancenya tidak akan turun.

Meskipun qmail dianggap sebagai suatu software yang simple, tapi untuk pemula pasti akan mengalamai kesulitan dalam hal mengkonfigurasi qmail. Karena menggunakan sistem modul yang terpisah, dan walaupun setiap modul merupakan suatu modul yang simpel, namun interaksi antar modul merupakan suatu hal yang komplek, rumit dan terkoordinasi dengan baik.

2.3. Mercury Mail Transport System

Mercury Mail Transport System dari Pegasus Mail merupakan MTA yang gratis untuk sistem operasi Novell dan Microsoft Windows. Mercury/32, versi yang digunakan dalam sistem operasi Windows hanya membutuhkan 1,5 MB ruangan disk dan sekitar 3MB memori maksimal supaya bisa beroperasi dan bekerja dengan baik. Mercury/32 mempunyai beberapa fitur, seperti integrasi dengan jaringan Novell dan mendukung protokol email yang ada saat ini. Selain itu, versi ini juga kaya akan dukungan terhadap mailing-list dan metode pengiriman surat ke banyak alamat email (mass mailing), termasuk notice board, automatic list subscription and unsubscription, pengiriman file dengan email, pencarian daftar alamat, dan pengoperasian mailing list secara remote.

Karena Mercury/32 sangat kecil ukurannya, maka pada versi standar beberapa fitur standar dari sebuah email server tidak disertakan. Dalam hal ini seorang administrator email harus menggunakan software dari pihak ketiga (third-party software), yang bisa

dibuat untuk menambahkan fitur maupun automasi terhadap proses kelangsungan mail server.

Salah satu kekurangan Mercury/32 pada WindowsNT/W2K adalah tidak mendukung sebagai aplikasi email server tersebut kedalam integrasi sebagai NT service. Pembuatnya (developernya) menganjurkan untuk menggunakan utility SRVANY dari NT Resource Kit. Meskipun utiliti ini sangat berguna, namun tetap saja merupakan salah satu kekurangan Mercury/32 sebagai sebuah mail server yang berdiri independen.

Dalam hal keamanan (security), Mercury/32 menggunakan model kontrol berdasarkan komputer (machine) dan pengguna (users) untuk mengontrol semua servis atau modul-modul di server. Seorang administrator juga memungkinkan mengeblok alamat email yang diketahui mengirimkan SPAM atau alamat email yang tidak diinginkan oleh user. Mercury/32 juga cocok bagi para pemakai internet dengan menggunakan dial-up sebagai koneksinya. Pengaturan penjadwalan (scheduling manager) memungkinkan seorang administrator untuk mengontrol waktu koneksi serta penggunaan koneksi dial-up.

2.4. Microsoft Exchange Server

Microsoft Exchange server adalah sebuah MTA sekaligus sebuah groupware yang dibuat oleh perusahaan Microsoft Corporation. Pada Microsoft Exchange Server 2002 ada 3 tujuan utama dalam hal fitur yang ditawarkan, yaitu :

Kendalan (reliability), skalabilitas (scalable) dan pengaturan (manageable)
Integrasi yang menyeluruh dalam proses bisnis dengan menggunakan sistem berbasis web (web based interface) Akses terhadap semua fasilitas Exchange dimanapun dan kapanpun

Dalam rilis versi ini, microsoft telah menambahkan bebera macam teknologi, seperti dukungan terhadap XML serta hubungan OLE DB dan ActiveX Data Objects (ADOs). Seperti diketahui OLE DB biasanya digunakan dalam membangun sebuah sistem aplikasi SQL Server, sedangkan ADO digunakan untuk mengakses kontrol data pada ODBC atau OLE-DB database.

Disamping itu Microsoft juga menambahkan dukungan terhadap standar T.20 untuk kerja sama secara nyata (real-time collaboration) yang memungkinkan penggunaan konferensi data (data conferencing) dan penggunaan aplikasi secara bersama-sama (application sharing).

2.5. Mdaemon

Mdaemon merupakan sebuah MTA yang terdiri dari 2 buah versi, yaitu versi Standar dan Pro. Versi standar mendukung aplikasi standar sebuah email server, sedangkan versi professional menawarkan fungsi server email standar serta beberapa fitur tambahan seperti dukungan terhadap banyak domain (multi domains) dalam satu buah server dan IMAP yang sangat sesuai untuk sebuah ISP maupun perusahaan pada tingkat enterprise.

Pada kenyataannya development dari software ini adalah berdasarkan permintaan dari pengguna (user), jadi kebanyakan fungsi standar sudah cukup untuk melayani suatu sistem email. Untuk mengkonfigurasi server dapat dilakukan secara lokal dengan menggunakan tampilan grafis, atau menggunakan remote acces dengan MDConfig atau Webconfig. Pada saat instalasi, biasanya ditentukan pula fitur-fitur tambahan, seperti auto-responder, forwarding, server-side mail filtering, threading options, dukungan terhadap LDAP, anti SPAM , ATRN, extensive alias options, dukungan terhadap SMS gateway, dan lain-lainnya. MDaemon juga menyertakan fungsi mailing-list yang mempunyai fitur banyak. Sedangkan batasan pada penggunaan jumlah user di MDaemon adalah 50.000 user. Pada kedua versi tersebut diatas, disertakan pula email yang berbasiskan web (web based email) yaitu, WorldClient, yang memungkinkan pengguna dapat mengkases emailnya dari manapun dan kapanpun. MDaemon didesain untuk dijalankan pada semua sistem operasi Windows (kecuali versi 3.1), tapi tidak untuk Unix dan Mac. Hardware minimal yang dibutuhkan adalah mesin 486 dengan 16 MB memori RAM, tapi untuk hasil yang baik dan signifikan diperlukan hardware yang lebih dari itu.

4.Penutup

Dari beberapa uraian diatas, mudah-mudahan bisa diambil sebagai suatu acuan untuk memilih MTA/MUA alternatif sesuai dengan kebutuhan dan dana yang disediakan, sehingga kita bisa meminimalisasi pembajakan software di Indonesia dengan menggunakan opensource software serta meningkatkan sumber daya manusia yang potensial.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

worthofweb.com/ebooks

%d blogger menyukai ini: