Definisi CyberCrime++

1.Pengertian Cybercrime

Cybercrime adalah tidak criminal yang dilakkukan dengan menggunakan teknologi computer sebagai alat kejahatan utama. Cybercrime merupakan kejahatan yang memanfaatkan perkembangan teknologi computer khusunya internet.

Cybercrime didefinisikan sebagai perbuatan melanggar hukum yang memanfaatkan teknologi computer yang berbasasis pada kecanggihan perkembangan teknologi internet.

Karakteristik Cybercrime

Dalam perkembangannya kejahatan konvensional cybercrime dikenal dengan :

1. Kejahatan kerah biru

2. Kejahatan kerah putih

Cybercrime memiliki karakteristik unik yaitu :

1. Ruang lingkup kejahatan

2. Sifat kejahatan

3. Pelaku kejahatan

4. Modus kejahatan

5. Jenis kerugian yang ditimbulkan

Dari beberapa karakteristik diatas, untuk mempermudah penanganannya maka

cybercrime diklasifikasikan :

  • Cyberpiracy : Penggunaan teknologi computer untuk mencetak ulang software atau informasi, lalu mendistribusikan informasi atau software tersebut lewat teknologi komputer.
  • Cybertrespass : Penggunaan teknologi computer untuk meningkatkan akses pada system computer suatu organisasi atau indifidu.
  • Cybervandalism : Penggunaan teknologi computer untuk membuat program yang menganggu proses transmisi elektronik, dan menghancurkan data dikomputer

2. Perkembangan Cyber Crime

a. Perkembangan cyber crime di dunia

Awal mula penyerangan didunia Cyber pada tahun 1988 yang lebih dikenal dengan istilah:

Cyber Attack. Pada saat itu ada seorang mahasiswa yang berhasil menciptakan sebuah worm atau virus yang menyerang program computer dan mematikan sekitar 10% dari seluruh jumlah komputer di dunia yang terhubung ke internet. Pada tahun 1994 seorang bocah sekolah musik yang berusia 16 tahun yang bernama Richard Pryce, atau yang lebih dikenal sebagai “the hacker” alias “Datastream Cowboy”, ditahan lantaran masuk secara ilegal ke dalam ratusan sistem komputer rahasia termasuk pusat data dari Griffits Air Force, NASA dan Korean Atomic Research Institute atau badan penelitian atom Korea. Dalam interogasinya dengan FBI, ia mengaku belajar hacking dan cracking dari seseorang yang dikenalnya lewat internet dan menjadikannya seorang mentor, yang memiliki julukan “Kuji“. Hebatnya, hingga saat ini sang mentor pun tidak pernah diketahui keberadaannya.

b. Perkembangan cyber crime di Indonesia

Di Indonesia sendiri juga sebenarnya prestasi dalam bidang cyber crime ini patut diacungi dua jempol. Walau di dunia nyata kita dianggap sebagai salah satu negara terbelakang, namun prestasi yang sangat gemilang telah berhasil ditorehkan oleh para hacker, cracker dan carder lokal.

Virus komputer yang dulunya banyak diproduksi di US dan Eropa sepertinya juga mengalami “outsourcing” dan globalisasi. Di tahun 1986 – 2003, epicenter virus computer dideteksi kebanyakan berasal dari Eropa dan Amerika dan beberapa negara lainnya seperti Jepang, Australia, dan India. Namun hasil penelitian mengatakan di beberapa tahun mendatang Mexico, India dan Africa yang akan menjadi epicenter virus terbesar di dunia, dan juga bayangkan, Indonesia juga termasuk dalam 10 besar.

Seterusnya 5 tahun belakangan ini China , Eropa, dan Brazil yang meneruskan perkembangan virus2 yang saat ini mengancam komputer kita semua… dan gak akan lama lagi Indonesia akan terkenal namun dengan nama yang kurang bagus… alasannya? mungkin pemerintah kurang ketat dalam pengontrolan dalam dunia cyber, terus terang para hacker di Amerika gak akan berani untuk bergerak karna pengaturan yang ketat dan system kontrol yang lebih high-tech lagi yang dipunyai pemerintah Amerika Serikat

c. Perkiraan perkembangan cyber crime di masa depan

Dapat diperkirakan perkembangan kejahatan cyber kedepan akan semakin

meningkat seiring dengan perkembangan teknologi atau globalisasi dibidang teknologi

informasi dan komunikasi, sebagai berikut :

Serangan tujuan ini adalah untuk memacetkan system dengan mengganggu akses dari pengguna jasa internet yang sah. Taktik yang digunakan adalah dengan mengirim atau membanjiri situs web dengan data sampah yang tidak perlu bagi orang yang dituju. Pemilik situs web menderita kerugian, karena untuk mengendalikan atau mengontrol kembali situs web tersebut dapat memakan waktu tidak sedikit yang menguras tenaga dan energi.

  • Hate sites.

Situs ini sering digunakan oleh hackers untuk saling menyerang dan melontarkan komentar-komentar yang tidak sopan dan vulgar yang dikelola oleh para “ekstrimis” untuk menyerang pihak-pihak yang tidak disenanginya. Penyerangan terhadap lawan atau opponent ini sering mengangkat pada isu-isu rasial, perang program dan promosi kebijakan ataupun suatu pandangan (isme) yang dianut oleh seseorang / kelompok, bangsa dan negara untuk bisa dibaca serta dipahami orang atau pihak lain sebagai “pesan” yang disampaikan.

  • Cyber Stalking

adalah segala bentuk kiriman e-mail yang tidak dikehendaki oleh user atau junk e-mail yang sering memakai folder serta tidak jarang dengan pemaksaan. Walaupun e-mail “sampah” ini tidak dikehendaki oleh para user.

3. Jenis-jenis Cybercrime

    Jenis-jenis cybercrime berdasarkan jenis aktivitasnya

  • Unauthorized Access to Computer System and Service

Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki/menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik system jaringan komputer yang dimasukinya. Biasanya pelaku kejahatan (hacker) melakukannya dengan maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting dan rahasia. Namun begitu, ada juga yang melakukan hanya karena merasa tertantang untuk mencoba keahliannya menembus suatu sistem yang memiliki tingkat proteksi tinggi. Kejahatan ini semakin marak dengan berkembangnya teknologi internet/intranet.

Kita tentu tidak lupa ketika masalah Timor Timur sedang hangat-hangatnya dibicarakan di tingkat internasional, beberapa website milik pemerintah RI dirusak oleh hacker (Kompas, 11/08/1999). Beberapa waktu lalu, hacker juga telah berhasil menembus masuk ke dalam database berisi data para pengguna jasa America Online (AOL), sebuah perusahaan Amerika Serikat yang bergerak dibidang e-commerce, yang memiliki tingkat kerahasiaan tinggi (Indonesian Observer, 26/06/2000). Situs Federal Bureau of Investigation (FBI) juga tidak luput dari serangan para hacker, yang mengakibatkan tidak berfungsinya situs ini dalam beberapa waktu lamanya.

  • Illegal Contents

Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Sebagai contohnya adalah pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain, hal-hal yang berhubungan dengan pornografi atau pemuatan suatu informasi yang merupakan rahasia negara, agitasi dan propaganda untuk melawan pemerintahan yang sah, dan sebagainya.

  • Data Forgery

Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document melalui internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi “salah ketik” yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku.

  • Cyber Espionage

Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer(computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data-data pentingnya tersimpan dalam suatu system yang computerized.

  • Cyber Sabotage and Extortion

Kejahatan ini dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet. Biasanya kejahatan ini dilakukan dengan menyusupkan suatu logic bomb, virus komputer ataupun suatu program tertentu, sehingga data, program komputer atau sistem jaringan komputer tidak dapat digunakan, tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau berjalan sebagaimana yang dikehendaki oleh pelaku. Dalam beberapa kasus setelah hal tersebut terjadi, maka pelaku kejahatan tersebut menawarkan diri kepada korban untuk memperbaiki data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang telah disabotase tersebut, tentunya dengan bayaran tertentu. Kejahatan ini sering disebut sebagai cyberterrorism.

  • Offense against Intellectual Property

Kejahatan ini ditujukan terhadap Hak atas Kekayaan Intelektual yang dimiliki pihak lain di internet. Sebagai contoh adalah peniruan tampilan pada web page suatu situs milik orang lain secara ilegal, penyiaran suatu informasi di internet yang ternyata merupakan rahasia dagang orang lain, dan sebagainya.

  • Infringements of Privacy

Kejahatan ini ditujukan terhadap informasi seseorang yang merupakan hal yang sangat pribadi dan rahasia. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized,yang apabila diketahui oleh orang lain maka dapat merugikan korban secara materilmaupun immateril, seperti nomor kartu kredit, nomor PIN ATM, cacat atau penyakittersembunyi dan sebagainya.

  • Cracking

Kejahatan dengan menggunakan teknologi computer yang dilakukan untuk merusak system keamaanan suatu system computer dan biasanya melakukan pencurian, tindakan anarkis begitu merekan mendapatkan akses. Biasanya kita sering salah menafsirkan antara seorang hacker dan cracker dimana hacker sendiri identetik dengan perbuatan negative, padahal hacker adalah orang yang senang memprogram dan percaya bahwa informasi adalah sesuatu hal yang sangat berharga dan ada yang bersifat dapat dipublikasikan dan rahasia.

  • Carding

Adalah kejahatan dengan menggunakan teknologi computer untuk melakukan transaksi dengan menggunakan card credit orang lain sehingga dapat merugikan orang tersebut baik materil maupun non materil.

2.Jenis-jenis cybercrime berdasarkan motif Cybercrime terbagi menjadi 2 yaitu:

  • Cybercrime sebagai tindakan kejahatan murni :

Dimana orang yang melakukan kejahatan yang dilakukan secara di sengaja, dimana orang tersebut secara sengaja dan terencana untuk melakukan pengrusakkan, pencurian, tindakan anarkis, terhadap suatu system informasi atau system computer.

  • Cybercrime sebagai tindakan kejahatan abu-abu :

Dimana kejahatan ini tidak jelas antara kejahatan criminal atau bukan karena dia melakukan pembobolan tetapi tidak merusak, mencuri atau melakukan perbuatan anarkis terhadap system informasi atau system computer tersebut.

Selain dua jenis diatas cybercrime berdasarkan motif terbagi menjadi

a. Cybercrime yang menyerang individu :

Kejahatan yang dilakukan terhadap orang lain dengan motif dendam atau iseng yang bertujuan untuk merusak nama baik, mencoba ataupun mempermaikan seseorang untuk mendapatkan kepuasan pribadi. Contoh : Pornografi, cyberstalking, dll

b. Cybercrime yang menyerang hak cipta (Hak milik) :

Kejahatan yang dilakukan terhadap hasil karya seseorang dengan motif menggandakan, memasarkan, mengubah yang bertujuan untuk kepentingan pribadi/umum ataupun demi materi/nonmateri.

c. Cybercrime yang menyerang pemerintah :

Kejahatan yang dilakukan dengan pemerintah sebagai objek dengan motif melakukan terror, membajak ataupun merusak keamanan suatu pemerintahan yang bertujuan untuk mengacaukan system pemerintahan, atau menghancurkan suatu Negara.

2.3. Contoh Kasus Cybercrime

Contoh kasus di Indonesia

Pencurian dan penggunaan account Internet milik orang lain. Salah satu kesulitan dari sebuah ISP (Internet Service Provider) adalah adanya account pelanggan mereka yang dicuri dan digunakan secara tidak sah. Berbeda dengan pencurian yang dilakukan secara fisik, pencurian account cukup menangkap userid dan password saja. Hanya informasi yang dicuri.                                                                                   Sementara itu orang yang kecurian tidak merasakan hilangnya benda yang dicuri. Pencurian baru terasa efeknya jika informasi ini digunakan oleh yang tidak berhak. Akibat dari pencurian ini, penggunaan dibebani biaya penggunaan acocunt tersebut. Kasus ini banyak terjadi di ISP. Namun yang pernah diangkat adalah penggunaan account curian oleh dua Warnet di Bandung. Membajak situs web. Salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh cracker adalah mengubah halaman web, yang dikenal dengan istilah deface. Pembajakan dapat dilakukan dengan mengeksploitasi lubang keamanan. Sekitar 4 bulan yang lalu, statistik di Indonesia menunjukkan satu (1) situs web dibajak setiap harinya. Probing dan port scanning. Salah satu langkah yang dilakukan cracker sebelum masuk ke server yang ditargetkan adalah melakukan pengintaian. Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan port scanning atau probing untuk melihat servis-servis apa saja yang tersedia di server target. Sebagai contoh, hasil scanning dapat menunjukkan bahwa server target menjalankan program web server Apache, mail server Sendmail, dan seterusnya. Analogi hal ini dengan dunia nyata adalah dengan melihat-lihat apakah pintu rumah anda terkunci, merek kunci yang digunakan, jendela mana yang terbuka, apakah pagar terkunci (menggunakan firewall atau tidak) dan seterusnya. Yang bersangkutan memang belum melakukan kegiatan pencurian atau penyerangan, akan tetapi kegiatan yang dilakukan sudah mencurigakan. Berbagai program yang digunakan untuk melakukan probing atau port scanning ini dapat diperoleh secara gratis di Internet. Salah satu program yang paling populer adalah nmap (untuk sistem yang berbasis UNIX, Linux) dan Superscan (untuk sistem yang berbasis Microsoft Windows).                                                                                               Selain mengidentifikasi port, nmap juga bahkan dapat mengidentifikasi jenis operating system yang digunakan. Sedemikian kompleksnya bentuk kejahatan mayantara dan permasalahnnya menunjukan perlunya seorang profesional yang secara khusus membidangi permasalahan tersebut untuk mengatasi atau setidaknya mencegah tindak kejahatan cyber dengan keahlian yang dimilikinya. Demikian pula dengan perangkat hukum atau bahkan hakimnya sekalipun perlu dibekali pengetahuan yang cukup mengenai kejahatan mayantara ini disamping tersedianya sarana yuridis (produk undang-undang) untuk menjerat sang pelaku.

DAFTAR PUSTAKA:

a. Lestari Sri, Prasetya, “Kasus Kejahatan Komputer” Artikel

b. Prabowo W. Onno, “Belajar Menjadi hacker” Artikel

c. http://hackertjilieghon.multiply.com/journal/item/2/Definisi_dari_Hacker_dan_Cracker di ambil pada tanggal 1 Nopember 2008

d. http://fauzzi23.blogspot.com/definisi_hacer di ambil pada tanggal 1 Nopember 2008

Diskusi

54 thoughts on “Definisi CyberCrime++

  1. makasih buat infonya. jangan lupa berkunjung ya

    Posted by ari | Juli 19, 2011, 8:01 am
  2. Makasih infonya ijin Copas

    Posted by cecep54 | September 21, 2011, 12:56 pm
  3. Cybercrime terjadi karena ketidak puasan seseorang akan pencapaian yang di miliki.

    Posted by Anonymous | Mei 8, 2012, 10:10 am
  4. ada web yg menyediakan cara mengatasi hacker atau yg mengajar jadi hacker gak? link ke gua dong

    Posted by Anonymous | Agustus 28, 2012, 1:07 pm
  5. sep la sgt membantu mas!

    Posted by Anonymous | Oktober 24, 2012, 11:51 am
  6. terima kasih infox…
    sangat bermanfaat,
    semoga makin sukses..

    Posted by dian wahyuni | Oktober 30, 2012, 11:21 am
  7. maksih ya aku bisa mengerti cyber crime karena ini

    Posted by Anonymous | November 19, 2012, 11:32 am
  8. makasih gan ilmunya,,,
    izin copas ya,,,
    moga ilmunya makin bertambah,,

    Posted by faza | Februari 5, 2013, 1:03 pm
  9. boss.., izin copas ya.., buat tugas kuliah…
    trimakasih… ^_^

    Posted by dedibsi | April 22, 2013, 4:54 pm
  10. makasih yah gan infonya..
    izin copas bwt tugas kuliah..

    Posted by Anonymous | April 28, 2013, 4:59 am
  11. hhe, ya ya…silakan copas bebas.

    Posted by roniamardi | Mei 14, 2013, 5:53 am
  12. izi copas ya.,
    utk tugas kuliah. . ,

    Posted by Anonymous | Juni 23, 2013, 6:52 am
  13. makasih buat inofnya ya..
    ijin copy ya kang buat tugas kuliah :D hehehe

    Posted by Taufik fadilah | Oktober 19, 2013, 8:18 am
  14. trims, ud mmbr info yg sgt pntg bwt q..

    Posted by novy yanti | November 6, 2013, 3:06 pm
  15. makasi atas infonya
    izin copas

    Posted by nadiarahayusetiadi | November 17, 2013, 3:37 am
  16. Saya dpt email dr seseorg yg berada di luar negeri. Katanya dia korban perang di wilayah libia. Dahulu dia punya ayah seorg jendral, yg meninggal kmd menitipkan rekening sebesar 9 milyar $.. seseorg td tiba2 mengirim email kpd saya, minta tolong agar uangnya bisa ditransfer ke rekening saya. Kmd, ia berharap saya kirim uangnya td. Agar bisa datang ke. Indonesia. Saya tdk mau perrcaya bgt saja.. apk ini cibercrime?

    Posted by Anonymous | Januari 26, 2014, 3:59 am
  17. izin copas sob

    Posted by ericxdozzis | Februari 25, 2014, 4:10 pm
  18. thanks gan infonya gan sangat bermanfaat gan izin copas gan bwt tgs kuliah gan….hehehe

    Posted by Febri Riadi | Mei 3, 2014, 1:43 am
  19. thanks infonya, emang pengen tau nih soal cybercrime, izin copas gan, buat tugas

    Posted by heru | Mei 23, 2014, 3:25 am
  20. izin copas gan..

    Posted by Anonymous | Mei 29, 2014, 3:22 am
  21. Thanks infox. Izin Copas…

    Posted by DeScripr Do Alexandro | Juni 19, 2014, 10:24 am
  22. Nice Gan Infonya :D

    Kunbal ya gan : http://www.rahman371.wordpress.com

    Posted by Rahman371 | Agustus 29, 2014, 8:23 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: makalah cybercrime semester 1 PTIK « Nanangchairudin's Blog - Desember 6, 2010

  2. Ping-balik: Kejahatan cyber crime di dunia maya « Sitompulke17′s Blog - Februari 23, 2011

  3. Ping-balik: Data Base and Security Pada PT.Bank Sinarmas Tbk. | Ari Try Purbayanto - Juli 19, 2011

  4. Ping-balik: makalah cybercrime semester 1 PTIK | Nanangchairudin's Web blog - Oktober 12, 2011

  5. Ping-balik: Cyber Crime | brilliantit - Oktober 26, 2011

  6. Ping-balik: CYBERCRIME « Novia's Blog - Maret 31, 2012

  7. Ping-balik: begajulanblog - Mei 20, 2012

  8. Ping-balik: Cyber crime, Digital signature, Social Engineering, Hack (er) dan Crack (er) « alwiefs - Juni 18, 2012

  9. Ping-balik: Cybercrime « julianto20handoko - Juni 22, 2012

  10. Ping-balik: Definisi Cyber Crime « Source For Cyber Information - November 10, 2012

  11. Ping-balik: Perkembangan Cyber Crime « Source For Cyber Information - November 10, 2012

  12. Ping-balik: Jenis Jenis Cyber Crime « Source For Cyber Information - November 10, 2012

  13. Ping-balik: Cyber Crime in Case « Source For Cyber Information - November 10, 2012

  14. Ping-balik: PENGERTIAN CYBERCRIEM DAN CYBERLAW | muhammadaf - November 29, 2012

  15. Ping-balik: PenCyber Crime | Orangstres76's Blog - Maret 18, 2013

  16. Ping-balik: Kejahatan Dunia Maya (Cybercrime) | Nurulaisyah2's Blog - Maret 22, 2013

  17. Ping-balik: Cyber Crime & Cyber Law | kelompok 11 bsi Yogya - Maret 31, 2013

  18. Ping-balik: Jenis-jenis Cybercrime | BERBAGI ILMU DUNIA - April 12, 2013

  19. Ping-balik: Pengertian CybercrimeCybercrime adalah tidak criminal yang dilakkukan dengan | galihwdyaningtyas - Mei 1, 2013

  20. Ping-balik: CyberCrime - Mei 4, 2013

  21. Ping-balik: Social Engineering Makalah | kelompokpertama4g - Mei 20, 2013

  22. Ping-balik: Pengertian Cybercrime | POTRET 48 - September 17, 2013

  23. Ping-balik: nadiarahayusetiadi - November 17, 2013

  24. Ping-balik: PERTEMUAN VI DAN VII « nadiarahayusetiadi - November 17, 2013

  25. Ping-balik: EPTIK - Kelompok II - April 7, 2014

  26. Ping-balik: Deskripsi Cyber Crime | ETIKA PROFESI IT DAN KOMUNIKASI - April 19, 2014

  27. Ping-balik: Cyber Crime | CYBER CRIME N CYBER LAW - Mei 25, 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

worthofweb.com/ebooks

%d bloggers like this: